Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H

Menyambut hari raya idul fitri 1444 h – Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1444 H sudah di ambang pintu. Sangat lumrah jika umat muslim khususnya di Indonesia mempersiapkan diri untuk menghadapi hari yang fitrah tersebut.

Ilustrasi gambar (pexel.com)

Kegembiraan seyogyanya terbersit dari wajah orang yang berpuasa menyongsong hari yang fitri. Sebab, setelah berpuasa di bulan Ramadhan akan bersih dan suci.

Selain itu ibadah puasa bulan Ramadhan serta ibadah lainnya merupakan salah satu wujud ketakwaan seseorang terhadap Allah SWT.

Berpuasa dengan tujuan mencapai orang yang takwa di sisi Allah SWT. Orang yang takwa mestilah bersih dan suci sehingga lebaran Idul Fitri adalah hari yang membahagiakan.

Itulah alasannya mengapa orang berpuasa dan melaksanakan ibadah lainnya merasa gembira menyambut hari raya idul Fitri 1444 H.

Untuk melengkapi kegembiraan di hari nan suci, seorang muslim tidak akan lupa satu ibadah lagi yaitu membayarkan zakat fitrah.

Membayarkan zakat fitrah kepada orang yang berhak menerimanya sesuai aturan yang berlaku.

Di balik semua itu, ada satu hal menarik untuk dicermati. Perbedaan waktu merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Hal itu sebenarnya sudah lumrah dan bukan tahun ini saja terjadi. Akan tetapi perbedaan itu tidak akan merusak persatuan dan kesatuan umat.

Sebab, sejak dulu umat muslim dan bangsa Indonesia umumnya sudah memegang prinsip menghargai perbedaan.

Yang pasti, umat muslim di Indonesia sedang menunggu hasil Sidang Isbat (penentuan) jatuhnya Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Informasi yang diperoleh Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 1444 H dilaksanakan Kamis 20/4/23.***