Menguak Sejarah Falsafah ABS-SBK Melalui Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam

Menguak sejarah falsafah abs sbk melalui festival sumpah-sati-bukik marapalam - Sudah tersiar kabar ke seluruh penjuru nusantara bahkan manca negara. Bahwa saat ini sedang berlangsung Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam di Nagari Batu Bulat Lintau Buo Utara Kab. Tanah Datar Sumbar.

Area pembukaan Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam di Batu Bulek (Syaf/Matrapendidikan.com)

Hal itu karena mulai dari media online pribadi, daerah sampai media online berskala nasional telah memberitakan pembukaan Satu Nagari Satu Event oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra SE MM di lokasi objek wisata Puncak Pato Batu Bulek, Sabtu lalu (17/6/23).

Tidak tanggung-tanggung, sejumlah tokoh nasional dan daerah menghadiri acara pembukaan Satu Nagari Satu Event tersebut.

Ada Bachtiar Chamsah, Jendral Gatot Nurmantyo, Profesor Refly Harun, Profesor Hafiz Abbas, Kolonel Kelly Jr . Selain itu ada Fauzi Bahar, M. Sadiq Pasadigoe, Zuldafri Darma dan lainnya.

Apa yang menarik dari Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam yang berlangsung Sabtu sd Senin (17 sd 19 Juni 2023) tersebut?

Guru ikut saksikan pembukaan Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam (Syaf/Matrapendidikan.com)

Satu Nagari Satu Event merupakan program inovasi untuk mengapungkan kearifan lokal adat dan budaya Minangkabau di Luhak nan Tuo.

Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam adalah salah satu rangkaian program Satu Nagari Satu Event di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2023.

Festival ini boleh dikatakan upaya pemerintah daerah untuk menguak sejarah alam Minangkabau yang perlu di pelajari oleh generasi di Kabupaten Tanah Datar khususnya dan Sumbar pada umumnya.

Falsafah adat budaya Minangkabau yang sering kita dengar : Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS/ABK). Ternyata berawal dari Ikrar Sumpah Sati Bukik Marapalam.

Suatu ikrar masyarakat Minangkabau untuk menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh. Termasuk dalam konteks adat seperti lanjutan falsafah, Syarak Mangato Adat Mamakai.

Tidak hanya menguak bukti sejarah alam Minangkabau, Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam juga untuk mengenalkan objek wisata alam dan sejarah Puncak Pato di Nagari Batu Bulek Lintau Buo Utara Kab Tanah Datar Sumbar.

Puncak Pato dengan ketinggian 550 mdpl berjarak 35 kilometer sebelah timur Batusangkar memiliki keindahan alam yang memesona atau daya tarik tersendiri.

Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam diisi dengan berbagai pertunjukan kesenian, atraksi seni dan budaya, dramatisasi kisah Minangkabau.

Yang terakhir ini dapat kita saksikan melalui dramatisasi dengan judul Sumbang 12, Limpapeh Rumah Nan Gadang dan lain sebagainya.

Tidak ketinggalan pameran kuliner tradisional khas sebagai produk unggulan Kecamatan Lintau Buo Utara.

Pada saat pembukaan Festival Sumpah Sati Bukik Marapalam telah dipertunjukkan kepada masyarakat tarian kolosal, pawai 1000 batuang nira, lagu Mars Tanah Datar dan Mars Nagari Batu Bulek oleh paduan suara bundo kanduang.

Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar juga akan dimanjakan dengan kebolehan masyarakat dan pelajar Lintau Buo Utara dengan berbagai kegiatan seperi tarian, lomba bahkan sampai muzhakarah.***