Cabai Lebih Mahal dari Daging Sapi?

Cabai lebih mahal dari daging sapi? – Luar biasa! Cabai, salah satu bumbu dapur harganya lebih pedas di pasaran ketimbang rasanya sendiri. 

Itu diberitakan di beberapa media cetak dan elektronik serta jaringan. Konon, di Bengkulu harga cabai lebih mahal ketimbang daging sapi. Dan artikel ini hanyalah sekadar apresiasi dari fenomena yang cukup unik menurut matrapendidikan.com

Seperti diberitakan beberapa media, harga cabai di Bengkulu mencapai 100.000 per kilogram. Sementara harga daging hanya sekitar Rp.90.000 per kilogram. Sementara di tempat admin matrapendidikan.com tidak sampai seperti itu. 


cabe merah,harga cabai

Harga cabai berkisar antara tujuhpuluh ribu sampai 80 ribu rupiah per kilogram. Sedangkan harga daging sapi di pasaran dari 100 sampai 110 ribu per kilogram.

Seumur-umur, baru kali ini terjadi fenomena mahalnya cabai ketimbang daging sapi. Harga bumbu dapur lebih mahal dari harga lauk. Dulu, orang tua admin, seorang petani cabai

Sering beliau mengeluh karena harga cabe tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk merawat cabe sampai berbuah dan dijual ke pasar. 

Ketika memasarkan panenan cabai ke pasar, kadang-kadang tidak mencukupi untuk biaya dan kebutuhan anak sekolah di samping memenuhi kebutuhan hidup.

Sekarang, apakah kita harus menanam cabe sesegera mungkin? Tentu saja tidak demikian. Ketika cabai mahal, kita ramai-ramai menanam cabai. Ketika harga bawang menjajanjikan, kita segera menanam bawang. 

Ini bertentangan dengan pepatah, sedia payung sebelum hujan. Namun sekarang sudah terjadi hujan, sudah terlambat menyediakan payung. Ini pengalaman menarik untuk menyediakan paying sbelum hujan, untuk masa mendatang.

Lalu bagaimana harga cabai dan daging sapi di tempat sobat? Mari kita berbagi informasi dan terima kasih sebelumnya.

Share this :

8 Responses to "Cabai Lebih Mahal dari Daging Sapi?"

  1. sekarang harga cabe didaerah saya 50ribu perkilo uda

    itulah salah satu kesalahan orang kita,ketika sudah mahal baru mau tanam,jadinya nanti banyak saingan dan harga menjadi murah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih normal harganya, ya mas?
      Di tempat saya memang kerap seperti itu, mas Yanto. Ketika terasa mahal baru berniat menanam...

      Hapus
  2. iya ya mas kebanyakan masyarakat kita salah mengantisipasi, giliran harganya dah pada mahal baru kepikiran pengen menanam, jadi pepatah sedia payung sebelum hujan sepertinya cuma slogan doang tapi pada realitasnya gak dijalanin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita sering kecolongan dalam menerapkan pepatah kuno ini, mas Marnes...

      Hapus
  3. nanam cabe itu susah lho,jadi ya maklum saja apalagi sekarang mulai musim penghujan,akan lebih sulit lagi soalnya tanaman cabe akan lebih mudah terserang penyakit di musim penghujan,hehe,untung saya tidak suka pedas,jadi bagi saya tidak ada masalah mas,hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena gagal panen menyebabkan harga cabe lebih mahal di musim penghujan ya mas? Waduh, kalau saya suka yang pedas sehingga bingung juga ketika harga cabe naik...heheheh.

      Hapus
  4. Hebat iya sekarang cabai bisa menyaingi harga daging sekarang harga cabai lebih mahal ckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak Ai...Lazimnya harga daging sapi yang lebih mahal...

      Hapus