Program Literasi Berbasis Kelas

Program literasi berbasis kelas – Ketika datang ke SMA Negeri 3 Batusangkar dalam rangka mengantar anak di hari pertama sekolah. Berbagai informasi dan pencerahan tentang sekolah dikemukakan oleh pihak sekolah pada orangtua siswa.

Orangtua siswa dapat mengenal lingkungan sekolah. Lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Termasuk program dan cara belajar yang akan berlangsung di sekolah. Selanjutnya, semua fasilitas belajar dan personil tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah.

Program literasi kelas

Yang tak kalah menarik dari sekian banyak informasi dari pihak sekolah adalah program literasi. Sebuah program penting dalam rangka menumbuhkan  budi pekerti siswa melalui aktivitas membaca.

Program literasi di sekolah unggul di kabupaten Tanah Datar itu berbasis kelas. Penerapan program literasi dimulai dari setiap kelas pada sekolah di kawasan Bukit Gombak itu?

program literasi,berbasis kelas,sekolah

Setiap kelas dibawah koordinasi wali kelas membentuk komite kelas. Komite kelas ini menjadi perpanjangan tangan sebuah kelas kepada komite sekolah. Peran lain komite kelas adalah mendorong program literasi di setiap kelas.

Pustaka mini dan mading kelas

Salah satu wujud kepedulian komite kelas terhadap program literasi berbasis kelas adalah membuat pustaka mini dan mading kelas. Pustaka mini dan mading akan ditempatkan pada bagian belakang ruang kelas.

Siswa dapat memanfaatkan waktu luang untuk membaca di pustaka kelas. Kegiatan ini akan berlanjut ke dalam proses belajar mengajar. Terutama guru bahasa Indonesia, akan memberi tugas pada siswa untuk me-resume, menceritakan kembali isi bacaan yang sudah dibaca oleh siswa.

Kontribusi komite kelas

Sumber bacaan menjadi  tantangan menarik bagi program literasi berbasis kelas. Selain subsidi dari pihak sekolah juga diharapkan kontribusi anggota komite kelas.

Setiap orangtua siswa dapat memberikan sumbangan buku bacaan (fiksi dan non fiksi), majalah, tabloid, dan lain sebagainya. Tentunya buku dan sumber bacaan yang memiliki nilai-nilai positif terhadap penumbuhan budi pekerti siswa.

Saya hanyalah seorang guru non-profesional sekaligus blogger yang selalu berusaha belajar dan...belajar serta mengajar, di dunia nyata maupun alam maya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »